My Beloved Sibling.
Duapuluh tahun terlewatkan. Aku tak pernah bisa mengingat detik-detik kehadiranmu, saat ibu berjuang mempertaruhkan nyawa melahirkanmu, memori otakku tak dapat memutar kembali fragmen itu. Mungkin aku masih terlalu kecil untuk dapat merekam peristiwa penting yang terjadi, saat pertama kali kamu menyapa dunia umurku baru dua tahun, bocah kecil yang belum mengerti apa-apa. Seingatku entah diusia berapa, aku mempunyai seorang adik yang selalu menjadi teman bermainku. Adik yang sempat ku tuduh mencuri perhatian Ayah dan Ibu dariku.







