Selamat ulang tahun kawan, selamat menua!
Entah dimana keberadaanmu sekarang, kabarnya kau merantau ke pulau seberang. Aku kehilangan jejakmu, semenjak kau putuskan meninggalkan kota itu. Diam-diam kau enyahkan langkahmu menjauh dari kampung halaman. Tentu seribu satu alasan yang menekan kepalamu, sehingga kau memilih lari, menanggalkan belenggu yang menyakiti. Lalu menjemput mimpi-mimpi yang dulu pernah kau lontarkan padaku ditepian danau tak beriak.


