Sianok Ravine

Campus on the Street

Soccer Addict

Gara-gara ikut menyaksikan pertandingan sepak bola di piala AFF beberapa waktu yang lalu, jadi kebawa pengen jadi pemain bola :p. Padahal sebelum-sebelumnya aku gak terlalu suka tuh sama sepak bola.

Running to the Beach

Pantai Padang tetap menggoda.

Happy Birthday Din


My Beloved Sibling.
Duapuluh tahun terlewatkan. Aku tak pernah bisa mengingat detik-detik kehadiranmu, saat ibu berjuang mempertaruhkan nyawa melahirkanmu, memori otakku tak dapat memutar kembali fragmen itu.  Mungkin aku masih terlalu kecil untuk dapat merekam peristiwa penting yang terjadi, saat  pertama kali kamu menyapa dunia umurku baru dua tahun, bocah kecil yang belum mengerti apa-apa. Seingatku entah diusia berapa, aku mempunyai seorang adik yang selalu menjadi teman bermainku. Adik yang sempat ku tuduh mencuri perhatian Ayah dan Ibu dariku.

Catatan dari Lembaran Tissue yang Tercecer


 Hari ini nyokap gue lagi marah-marah sama gue. Kadang nyokap selalu membeda-bedakan gue. Kenapa gak di depan kami bertiga dia marah?Kenapa nyokap harus marah di depan gue sendiri? Gue sedih banget. Kadang gue gak ngerti sama nyokap gue sendiri. Kadang gue merasa bukan bagian dari mereka. Gue ingin pergi dari rumah ini. Gue benci. Gue merasa gue lah penyebab semua masalah. Bahkan kesalahan yang  mereka buat. Gue pengen tinggal di asrama aja atau ngekost. Gue benci tinggal di rumah ini. Gue benar-benar gak ngerti. Gak ada angin gak ada hujan, tiba-tiba nyokap marah-marah ke gue. Padahal anaknya kan gak gue doing. Gue pengen menjauh dari sini. Gue gak mau tinggal di rumah lagi, karena di rumah gue kena marah terus.

Bangkiray on the Mount

Bankiray, begitulah orang-orang di sekitar sini menyebutnya, tempat ini berada di lereng gunung Singgalang. Dari ketinggian ini kita dapat memanjakan mata dengan menyaksikan paparan danau Singkarak dari kejauhan.

Go Home

Mesjid Nurul Ihsan, selalu ada kerinduan yang membuncah menatapnya.
Saatnya pulang ke rumah, menghadap Sang pemilik hidup

Daddy and Pussy Cats


Ayahku adalah seorang laki-laki penyayang kucing. Ada banyak kucing berkeliaran di rumah kami. Mulai dari kucing lansia, paro baya, remaja, anak-anak, sampai pada bayi-bayi kucing yang masih menyusu pada induknya. Mereka sudah seperti keluarga besar yang menambah riuh suasana rumah. Awalnya karena kebiasaan ayah yang suka memberi makan kucing-kucing liar yang datang ke rumah. Lama kelamaan mereka betah, dan menganggap ayah sebagai tuannya. Dari beberapa ekor  menjelma menjadi banyak. sebab kucing betina pun mulai beranak, tiap kali beranak tidak hanya melahirkan satu ekor bayi kucing. Selalu kembar. Kembar dua, kembar, tiga, bahkan kembar empat. Setiap kucing betina selalu berbakat bunting. Mereka berkembang biak. Beranak pinak. Kawanan kucing yang lucu-lucu menyemarakkan rumah kami.

Annual Resolution

 
Setiap pergantian tahun aku selalu menginginkan banyak perubahan dalam hidupku. Setidaknya untuk memberikan warna pada hidupku yang biasa-biasa saja, datar, dan monotone. Namun, warna itu sering kali tidak kentara. Tak banyak yang dapat ku perbuat. Tidak seperti waktu yang terus bergulir, aku tertatih. Melangkah satu-satu dalam kisaran waktu yang kian membelenggu dan tanpa henti. Waktu takkan pernah berhenti, dia melaju terus menurut alurnya. Sementara aku hanya banyak diam, jalan ditempat, dan bergerak lambat. Tidak seperti waktu yang terus memburu, aku berjalan pelan hingga sering tertinggal.

2011/01/20

Sianok Ravine

Campus on the Street

2011/01/19

Soccer Addict

Gara-gara ikut menyaksikan pertandingan sepak bola di piala AFF beberapa waktu yang lalu, jadi kebawa pengen jadi pemain bola :p. Padahal sebelum-sebelumnya aku gak terlalu suka tuh sama sepak bola.

Running to the Beach

Pantai Padang tetap menggoda.

Happy Birthday Din


My Beloved Sibling.
Duapuluh tahun terlewatkan. Aku tak pernah bisa mengingat detik-detik kehadiranmu, saat ibu berjuang mempertaruhkan nyawa melahirkanmu, memori otakku tak dapat memutar kembali fragmen itu.  Mungkin aku masih terlalu kecil untuk dapat merekam peristiwa penting yang terjadi, saat  pertama kali kamu menyapa dunia umurku baru dua tahun, bocah kecil yang belum mengerti apa-apa. Seingatku entah diusia berapa, aku mempunyai seorang adik yang selalu menjadi teman bermainku. Adik yang sempat ku tuduh mencuri perhatian Ayah dan Ibu dariku.

Catatan dari Lembaran Tissue yang Tercecer


 Hari ini nyokap gue lagi marah-marah sama gue. Kadang nyokap selalu membeda-bedakan gue. Kenapa gak di depan kami bertiga dia marah?Kenapa nyokap harus marah di depan gue sendiri? Gue sedih banget. Kadang gue gak ngerti sama nyokap gue sendiri. Kadang gue merasa bukan bagian dari mereka. Gue ingin pergi dari rumah ini. Gue benci. Gue merasa gue lah penyebab semua masalah. Bahkan kesalahan yang  mereka buat. Gue pengen tinggal di asrama aja atau ngekost. Gue benci tinggal di rumah ini. Gue benar-benar gak ngerti. Gak ada angin gak ada hujan, tiba-tiba nyokap marah-marah ke gue. Padahal anaknya kan gak gue doing. Gue pengen menjauh dari sini. Gue gak mau tinggal di rumah lagi, karena di rumah gue kena marah terus.

Bangkiray on the Mount

Bankiray, begitulah orang-orang di sekitar sini menyebutnya, tempat ini berada di lereng gunung Singgalang. Dari ketinggian ini kita dapat memanjakan mata dengan menyaksikan paparan danau Singkarak dari kejauhan.

2011/01/18

Go Home

Mesjid Nurul Ihsan, selalu ada kerinduan yang membuncah menatapnya.
Saatnya pulang ke rumah, menghadap Sang pemilik hidup

2011/01/14

Daddy and Pussy Cats


Ayahku adalah seorang laki-laki penyayang kucing. Ada banyak kucing berkeliaran di rumah kami. Mulai dari kucing lansia, paro baya, remaja, anak-anak, sampai pada bayi-bayi kucing yang masih menyusu pada induknya. Mereka sudah seperti keluarga besar yang menambah riuh suasana rumah. Awalnya karena kebiasaan ayah yang suka memberi makan kucing-kucing liar yang datang ke rumah. Lama kelamaan mereka betah, dan menganggap ayah sebagai tuannya. Dari beberapa ekor  menjelma menjadi banyak. sebab kucing betina pun mulai beranak, tiap kali beranak tidak hanya melahirkan satu ekor bayi kucing. Selalu kembar. Kembar dua, kembar, tiga, bahkan kembar empat. Setiap kucing betina selalu berbakat bunting. Mereka berkembang biak. Beranak pinak. Kawanan kucing yang lucu-lucu menyemarakkan rumah kami.

2011/01/13

Annual Resolution

 
Setiap pergantian tahun aku selalu menginginkan banyak perubahan dalam hidupku. Setidaknya untuk memberikan warna pada hidupku yang biasa-biasa saja, datar, dan monotone. Namun, warna itu sering kali tidak kentara. Tak banyak yang dapat ku perbuat. Tidak seperti waktu yang terus bergulir, aku tertatih. Melangkah satu-satu dalam kisaran waktu yang kian membelenggu dan tanpa henti. Waktu takkan pernah berhenti, dia melaju terus menurut alurnya. Sementara aku hanya banyak diam, jalan ditempat, dan bergerak lambat. Tidak seperti waktu yang terus memburu, aku berjalan pelan hingga sering tertinggal.

Copyright @ Miscellaneous Thoughts | Floral Day theme designed by SimplyWP | Bloggerized by GirlyBlogger | Distributed by: best blogger template personal best blogger magazine theme | cheapest vpn for mac cheap vpn with open ports