Nulis Yuk!
Lamentation
Labels:
Cupid Poems,
Happy Family
Air mata apa yang kau punya
Hingga bulirannya mampu meredam luka
Peluh bersimbah luluh dengan tanah
Darah membuncah kadang di selipi amarah
Namun cintamu tetap berlinang
Terus menggenangi aku, dia, dan dia
Tak tampak bahasa lelah di setiap langkah
Walau gerimis menancapkan kaki di punggungmu
Meski surya menyengat kulitmu
Kasihmu tetap membakar.
PWC Reject Me
Labels:
personal
Baru saja aku merima sms dari sebuah nomor yang tidak aku kenal. Setelah ku baca, ternyata sms itu berasal dari PWC. Huu...sebuah sms penolakan, yang menyatakan aku tidak bisa melanjutkan tes berikutnya. Langsung ku cek emailku, ada kotak masuk baru disana. Masih dari PWC.
Sepucuk Surat Untuk Sahabat yang Sedang Berulang Tahun.
Labels:
Friendship
Sahabat yang kusayangi dan kukasihi.
Jemariku bergetar, kenangan masa lalu kita terputar. Memoriku kembali ke masa silam Enam tahun lalu, awal aku mengenalmu, saat kita sama-sama memasuki bangku SMA. Dengan mudah aku mengenalimu, karena kamu adalah teman cewek terjangkung yang pernah aku punya:) Aku masih ingat wajah ramahmu yang kerap kali menyapaku. Nama kerenmu masih terngiang ditelingaku meskipun sudah terasa asing di lidahku untuk menyebutnya. Di gedung sekolah berwarna biru itu, kita menikmati indahnya masa-masa SMA. Hari-hari yang penuh dengan canda, tawa, dan kebersamaan.
Get Married
Labels:
personal
Akhirnya sepupuku Ade melepas masa lajangnya, di permulaan tahun ini dengan gadis pujaan hatinya ( cieilee). Kalau udah ketemu jodoh ngapain harus nunggu lagi. Mendingan nikah daripada menjalani hubungan enggak jelas ( baca : pacaran ). Di umur yang udah memasuki kepala dua ini, pertanyaan ke arah sana pun sering dilontarkan padaku.
" Kamu kapan wisuda?"
" Udah punya pacar belum?"
" Kapan kawin ?"
Hanya bisa meringis.
"Mei," jawabku asal.
"Mei," jawabku asal.
PWC Road to Padang
Labels:
personal
Yeah mencoba peruntungan lagi dengan mengikuti test PWC. Kali ini pihak PWC mengadakan roadshow ke UNAND, satu-satunya universitas di luar pulau jawa yang di datangi. Open requitment di buka bagi seluruh mahasiswa akuntansi Unand yang sudah diwisuda maupun yang akan tamat seperti aku ini, angkatan 2007.
Tidak yakin dengan hasi test yang pernah aku ikuti bulan lalu, aku kembali mencoba kesempatan ini. Sayang banget kalau dilewatkan, secara testnya dilakukan di Padang. Kalau testnya di Jakarta, aku gak bakal ikutan lagi. Biaya ke sana mahal.
Mudah-mudahan nasib baik berpihak padaku kali ini, semoga aku lulus di salah satu test yang pernah aku coba. Aku berharap banget bisa langsung kerja setamat kuliah ini. Siapa tahu PWC jodohku. Semoga.
Donor Darah
Labels:
personal
Hari ini tepat pada hari Kamis tanggal 30 Desember 2010 jam 11.15 WIP (Waktu Indonesia Padang) untuk yang pertama kali dalam sejarah hidupku (halah!), aku memberanikan diri untuk merelakan tetesan darahku disedot dari tubuh ini untuk didonorkan pada orang lain. Lebih kurang seperempat jam aku menunggu kantong darah itu terisi penuh. Dengan tenang aku menunggu dan memperhatikan aliran darahku mengalir dengan lancar melewati pipa kecil menuju kantong penampungnya. Tidak lama, ternyata 250 ml cairan darahku sudah berpindah ke kantong penampung darah.
Jangan mengemis lagi!
Suatu sore aku tengah asik menyantap hidangan dengan seorang sahabat di sebuah café di kawasan pantai kota Padang. Tiba – tiba muncul seorang anak kecil tengah menggendong bayi menghampiri meja kami. Dia menyodorkan sebuah kantong plastik lusuh ke arahku.
“ Sidakah Ni,” ujarnya dengan tampang dan suara memelas.
“ Maaf lu Diak,” kataku.
Demi Kawan
Labels:
Renungan
Pada suatu hari di suatu kamp latihan militer, sersan pelatih muncul dan tiba-tiba mencampakkan sebuah granat tangan ke tengah-tengah sekelompok prajurit muda. Mereka lari berpencar, buru-buru mencari perlindungan. Sersan itu lantas mengatakan bahwa granat itu tidak 'hidup' dan ia cuma ingin melihat reaksi mereka. Keesokan harinya seorang prajurit yang baru masuk menggabungkan diri ke kelompok itu. Sersan pelatih mengatakan kepada mereka agar jangan memberi tahu prajurit baru itu tentang apa yang akan terjadi. Sewaktu sersan itu kemudian muncul dan melemparkan granat ke tengah-tengah mereka, prajurit baru itu, yang tidak tahu bahwa granat itu takkan meledak, buru-buru menjatuhkan diri di atas granat agar ledakannya tidak mencederai rekan-rekannya. Ia mau berkorban demi keselamatan rakan-rekan sesama prajurit.
Tahun itu ia dianugerahi satu-satunya medali untuk keberanian dan ketabahan yang diberikan bukan pada waktu perang.
Subscribe to:
Posts (Atom)
2011/01/03
Nulis Yuk!
Lamentation
Air mata apa yang kau punya
Hingga bulirannya mampu meredam luka
Peluh bersimbah luluh dengan tanah
Darah membuncah kadang di selipi amarah
Namun cintamu tetap berlinang
Terus menggenangi aku, dia, dan dia
Tak tampak bahasa lelah di setiap langkah
Walau gerimis menancapkan kaki di punggungmu
Meski surya menyengat kulitmu
Kasihmu tetap membakar.
PWC Reject Me
Baru saja aku merima sms dari sebuah nomor yang tidak aku kenal. Setelah ku baca, ternyata sms itu berasal dari PWC. Huu...sebuah sms penolakan, yang menyatakan aku tidak bisa melanjutkan tes berikutnya. Langsung ku cek emailku, ada kotak masuk baru disana. Masih dari PWC.
Sepucuk Surat Untuk Sahabat yang Sedang Berulang Tahun.
Sahabat yang kusayangi dan kukasihi.
Jemariku bergetar, kenangan masa lalu kita terputar. Memoriku kembali ke masa silam Enam tahun lalu, awal aku mengenalmu, saat kita sama-sama memasuki bangku SMA. Dengan mudah aku mengenalimu, karena kamu adalah teman cewek terjangkung yang pernah aku punya:) Aku masih ingat wajah ramahmu yang kerap kali menyapaku. Nama kerenmu masih terngiang ditelingaku meskipun sudah terasa asing di lidahku untuk menyebutnya. Di gedung sekolah berwarna biru itu, kita menikmati indahnya masa-masa SMA. Hari-hari yang penuh dengan canda, tawa, dan kebersamaan.
2011/01/01
Get Married
Akhirnya sepupuku Ade melepas masa lajangnya, di permulaan tahun ini dengan gadis pujaan hatinya ( cieilee). Kalau udah ketemu jodoh ngapain harus nunggu lagi. Mendingan nikah daripada menjalani hubungan enggak jelas ( baca : pacaran ). Di umur yang udah memasuki kepala dua ini, pertanyaan ke arah sana pun sering dilontarkan padaku.
" Kamu kapan wisuda?"
" Udah punya pacar belum?"
" Kapan kawin ?"
Hanya bisa meringis.
"Mei," jawabku asal.
"Mei," jawabku asal.
2010/12/31
PWC Road to Padang
Yeah mencoba peruntungan lagi dengan mengikuti test PWC. Kali ini pihak PWC mengadakan roadshow ke UNAND, satu-satunya universitas di luar pulau jawa yang di datangi. Open requitment di buka bagi seluruh mahasiswa akuntansi Unand yang sudah diwisuda maupun yang akan tamat seperti aku ini, angkatan 2007.
Tidak yakin dengan hasi test yang pernah aku ikuti bulan lalu, aku kembali mencoba kesempatan ini. Sayang banget kalau dilewatkan, secara testnya dilakukan di Padang. Kalau testnya di Jakarta, aku gak bakal ikutan lagi. Biaya ke sana mahal.
Mudah-mudahan nasib baik berpihak padaku kali ini, semoga aku lulus di salah satu test yang pernah aku coba. Aku berharap banget bisa langsung kerja setamat kuliah ini. Siapa tahu PWC jodohku. Semoga. Donor Darah
Hari ini tepat pada hari Kamis tanggal 30 Desember 2010 jam 11.15 WIP (Waktu Indonesia Padang) untuk yang pertama kali dalam sejarah hidupku (halah!), aku memberanikan diri untuk merelakan tetesan darahku disedot dari tubuh ini untuk didonorkan pada orang lain. Lebih kurang seperempat jam aku menunggu kantong darah itu terisi penuh. Dengan tenang aku menunggu dan memperhatikan aliran darahku mengalir dengan lancar melewati pipa kecil menuju kantong penampungnya. Tidak lama, ternyata 250 ml cairan darahku sudah berpindah ke kantong penampung darah.
2010/12/21
Jangan mengemis lagi!
Suatu sore aku tengah asik menyantap hidangan dengan seorang sahabat di sebuah café di kawasan pantai kota Padang. Tiba – tiba muncul seorang anak kecil tengah menggendong bayi menghampiri meja kami. Dia menyodorkan sebuah kantong plastik lusuh ke arahku.
“ Sidakah Ni,” ujarnya dengan tampang dan suara memelas.
“ Maaf lu Diak,” kataku.
2010/12/09
Demi Kawan
Pada suatu hari di suatu kamp latihan militer, sersan pelatih muncul dan tiba-tiba mencampakkan sebuah granat tangan ke tengah-tengah sekelompok prajurit muda. Mereka lari berpencar, buru-buru mencari perlindungan. Sersan itu lantas mengatakan bahwa granat itu tidak 'hidup' dan ia cuma ingin melihat reaksi mereka. Keesokan harinya seorang prajurit yang baru masuk menggabungkan diri ke kelompok itu. Sersan pelatih mengatakan kepada mereka agar jangan memberi tahu prajurit baru itu tentang apa yang akan terjadi. Sewaktu sersan itu kemudian muncul dan melemparkan granat ke tengah-tengah mereka, prajurit baru itu, yang tidak tahu bahwa granat itu takkan meledak, buru-buru menjatuhkan diri di atas granat agar ledakannya tidak mencederai rekan-rekannya. Ia mau berkorban demi keselamatan rakan-rekan sesama prajurit.
Tahun itu ia dianugerahi satu-satunya medali untuk keberanian dan ketabahan yang diberikan bukan pada waktu perang.





